Studi Pemasaran Produk Kosmetik 2017

Author: 
MARS Indonesia
Year of Publication: 
2017
Publisher: 
MARS Indonesia
Language: 
Indonesian
Genre: 
Business Report
Price: 
IDR 10.000.000,00

Jumlah penduduk Indonesia diproyeksi akan menembus angka 271 jutaan pada tahun 2020. Jumlah tersebut meningkat sekitar 4,8% dibandingkan dengan total populasi penduduk Indonesia tahun 2016. Dengan angka pertumbuhan yang cukup besar tersebut, maka Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi perusahaan kosmetik. Kementerian Perindustrian bahkan menyebutkan nilai industri ini ditaksir bisa mencapai Rp100 triliun. Euromonitor International juga memprediksi bahwa Indonesia dan Vietnam akan menjadi pasar kosmetik yang paling cepat bertumbuh di kawasan Asia.

Kendati mayoritas industri tersebut membidik target konsumen utama kaum wanita, namun seiring tumbuhnya populasi pria yang sangat peduli kepada penampilan dan citra diri atau yang terkenal dengan sebutan kaum metroseksual, maka produsen kosmetik mulai melakukan inovasi-inovasi untuk masuk ke segmen ini.

Melihat perkembangan tersebut, MARS Indonesia sebagai perusahaan riset pasar independen yang telah memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun, melakukan suatu studi sekaligus riset yang bertujuan untuk melihat profil pasar dan perkembangan berbagai produk kosmetik di Indonesia. Hasil studi ini mencoba memperlihatkan antara lain pangsa pasar, profil konsumen antar merek, awareness & knowledge, satisfaction & loyalty, serta rencana pembelian.

Produk kosmetik yang dianalisis meliputi:

- Krim/Lotion Pemutih Wajah

- Susu Pembersih Muka

- Pelembab Wajah

- Alas Bedak

- Splash Cologne

- Lipstik

- Penyegar Wajah

- Bedak Wajah

- Hand Body Lotion

- Teh Pelangsing

- Masker Wajah

Melihat perkembangan tersebut, MARS Indonesia sebagai perusahaan riset pasar independen yang telah memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun, melakukan suatu studi sekaligus riset yang bertujuan untuk melihat profil pasar dan perkembangan berbagai produk kosmetik di Indonesia. Hasil studi ini mencoba memperlihatkan antara lain pangsa pasar, profil konsumen antar merek, awareness & knowledge, satisfaction & loyalty, serta rencana pembelian.

Besarnya sampel dari 7 kota yang disurvei seluruhnya berjumlah 2.637 orang berusia 15-55 tahun dari semua kelompok pengeluaran (SES A s/d SES D/E), dengan perincian per kota: Jakarta 605, Bandung 407, Semarang 305, Surabaya 406, Medan 303, Makassar 305, dan Banjarmasin 306 orang.

Sedangkan untuk kategori-kategori produk tertentu seperti: alas bedak, bedak wajah, dan lipstik, Besarnya sampel dari 7 kota yang disurvei seluruhnya berjumlah 1.480 wanita berusia 15-55 tahun dari semua kelompok pengeluaran (SES A s/d SES D/E), dengan perincian per kota: Jakarta 330, Bandung 205, Semarang 168, Surabaya 235, Medan 166, Makassar 168, dan Banjarmasin 208 orang.

Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah multistage random sampling, yakni pengambilan sampel secara acak dan bertahap. Tahapan tersebut dilakukan berdasarkan pembagian wilayah administrasi pemerintahan, yakni dimulai dari kecamatan, kelurahan, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT).

 

For more information about this product, please contact: