Studi Pasar Perguruan Tinggi Di Indonesia 2016

Author: 
MARS Indonesia
Year of Publication: 
2016
Publisher: 
MARS Indonesia
Language: 
Indonesian
Genre: 
Business Report
Price: 
IDR 25.000.000,00

Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa, sekaligus sebagai agen perubahan (agents of change) bagi sebuah bangsa. Saat ini di Indonesia ada sekitar 4.394 institusi perguruan tinggi, terdiri dari 370 perguruan tinggi milik pemerintah dan 4.024 perguruan tinggi yang dikelola swasta. Dari sisi kuantitas, institusi perguruan tinggi di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, tapi dari sisi kualitas masih banyak persoalan.

Walau masih berkutat dengan berbagai persoalan, namun ceruk pasar perguruan tinggi di dalam negeri setiap tahunnya terus membesar. Ada jutaan siswa lulusan SMA yang siap melanjutkan jenjang pendidikannya ke institusi tersebut. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan, jumlah siswa kelas 3 SMA yang mengikuti ujian nasional tahun lalu (2015) mencapai 1.661.832 orang, sedangkan pada tahun 2016 ini jumlah mereka diperkirakan bertambah menjadi 1.691.514 orang. Dari angka tersebut, partisipasi kasar pendidikan tinggi diperkirakan sekitar 30%, sehingga total mahasiswa baru pada tahun 2016 ini adalah sekitar 507.000 orang.

Penerimaan mahasiswa SNMPTN dan SBMPTN tahun 2015 lalu menunjukkan bagaimana tingginya minat lulusan SLTA ke perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut, dimana dari kapasitas PTN sekitar 270.000, yang mendaftar untuk masuk mencapai 852.093 siswa. Bahkan untuk jurusan tertentu yang termasuk favorit saringan masuknya sangat ketat karena peminatnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan daya tampungnya.

Melihat fakta-fakta tersebut, MARS Indonesia melakukan penelitian terbaru tentang StudI Pasar Perguruan Tinggi di Indonesia 2016. Penelitian ini dilakukan di 13 kota besar yakni Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, Medan, Pelembang, Makassar & Balikpapan, plus Jabodetabek dengan total responden sebesar 1.814 orang yang terdiri dari 1.264 siswa kelas 3 SMA dan 550 orang orang tua siswa (anaknya kelas 3 SMA).

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui desk research dan penelitian kuantitatif. Desk research dilakukan untuk mendapatkan data-data pendukung (sekunder) yang bertujuan untuk mengetahui overview mengenai perguruan tinggi.

Sedangkan penelitian kuantitatif dilakukan dengan cara mewawancari sejumlah responden dengan tatap muka (face-to-face interview) dan menggunakan kuesioner terstruktur (structured questionaire). Responden dalam penelian kuantitatif ini adalah: (1) siswa SMA kelas XII, dan (2) orang tua yang memiliki anak SMA kelas XII. Dalam pemilihan responden digunakan metode purposive sampling.

Penelitian ini dilakukan di 9 kota yaitu Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Surakarta, Medan, Palembang, Makassar dan Balikpapan. Kota-kota tersebut dipilih terutama karena populasi siswa SMA-nya terbanyak sehingga menjadi sumber bagi calon mahasiswa.  Total sample adalah 1814 responden (MOE = ±2,3%) yang terdiri dari 1264 siswa dan 550 orang tua siswa. Perincian jumlah sampel adalah sebagai berikut:

 

KOTA

SISWA

ORANG TUA

TOTAL

 

 

 

 

Jabodetabek

380

120

500

Bandung

115

54

169

Semarang

111

50

161

Surabaya

136

76

212

Surakarta

101

50

151

Medan

121

50

171

Palembang

99

51

150

Makassar

100

50

150

Balikpapan

101

49

150

 

 

 

 

Total

1264

550

1814

Sumber:  MARS Indonesia

 

For more information about this product, please contact: