Interest Calon Mahasiswa Indonesia Terhadap Kuliah Online

Digitalisasi Dan Kuliah Online Di Indonesia. Era Internet of Things (IoT) mengubah berbagai hal di kehidupan masyarakat, proses digitalisasi ini mempengaruhi perilaku masyarakat dan pola interaksi dalam keseharian. Semua hal dapat terkoneksi dan terintegrasi secara real time. Mau beli makan? Mau beli tiket? Butuh kurir? Butuh private driver? Ingin personal assistant digital? Semua bisa didapatkan dengan mudah.

Berbagai start up lokal dan global ikut ambil bagian dalam bisnis digital ini, penyedia layanan online berlomba-lomba untuk merebut perhatian konsumen dan bahkan perlahan mengubah habit mereka untuk go digital. Dahulu, semua hal harus di lakukan dengan cara tatap muka dan konvensional, namun secara perlahan perkembangan teknologi dan kecanggihan IT mengubah berbagai hal dalam kehidupan. Digital tidak hanya mengubah lifestyle masyarakat, namun juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti dunia pendidikan dan learning process.

Berbagai kampus terkenal dunia seperti Harvard, Princeton, Oxford, serta Yale University sudah menerapkan sistem kuliah online untuk mempermudah mahasiswa dalam proses belajar tanpa harus hadir ditempat. Lantas bagaimana dengan Indonesia?

Saat ini beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia baru menggunakan fasilitas e-learning sebagai sarana pendukung saja, namun sistem utama masih tatap muka.

 

Minat Kuliah Online Di Indonesia. Melihat perkembangan bisnis online di Indonesia, MARS Indonesia melakukan survey untuk mengetahui potensi kuliah online di Indonesia. Hasil survey ini menunjukkan bahwa metode kuliah formal secara online masih belum diminati oleh sebagian besar calon mahasiswa.

Kuliah Online

Masih ada PRO dan KONTRA terkait proses pembelajaran online, apakah masyarakat Indonesia mampu beradaptasi secara cepat dengan perubahan dunia? (wmp)